Goa Terawang

Nama yang aneh bagi sesorang yang tidak pernah mengunjunginya,tapi di balik nama yang aneh itu ada harta keindahan yang sangat banyak dan sangat perlu untuk kita gali,di tempat ini banyak terdapat keindahan alamiah dan sederet cerita sejara masa lampau.

Di dalamnya banyak terdapat lukisan-lukisan alam yang sangat indah, batu-batu yang membentuk gigi dan tetesan air yang sangat merdu, serta kabut lembutnya Goa Cerawang yang membuat kita enggan pergi dari tempat wisata yang satu ini. Wana Wisata ini terdapat di sebelah selatan Todanan-Blora atau lebih tepatnya di sebelah utara Kedung Waru, di tempat inilah sejarah Goa Cerwang berada. Konon katanya goa ini terdiri dari bermacam-macam cabang dan konon katanya cabangnya sampai di Alun-alun Purwodadi-Jawa Tengah, tapi ini hanya sebatas pembicaraan dari mulut ke mulut, belum ada pembuktian yang benar-benar detail.


Ramainya tempat ini pada saat hari raya Idul Fitri datang, banyak kaum muda-mudi, para orang tua dan anak-anak yang pergi kesana untuk mendapatkan sesuatu yang menajubkan, dan biasanya kalau pada hari lebaran harus membeli tiket terlebih dahulu sebelum memasuki wana wisata yang satu ini, pada tahun kemarin harga tiketnya 7.000 rupiah, tapi saya kurang tahu untuk harga tiket untuk tahun ini,t api yang pasti harga tiket akan naik drastis mengingat harga BBM yang melonjak tinggi. Dengan satu tiket itu kita dapat melihat keindahan Goa Cerawang secara puas, serta kita dapat melihat hiburan lainya yang ada di sana secara gratis, biasanya hiburanya berupa dangdut, ”biasalah di tempat ini-kan hobinya ngedangdut,tertutama yang muda-muda”(ndeso!!!!).

Yang tak kalah indahnya, tari para kera diatas pohon yang begitu menakjubkan. Dulu di tempat ini keranya sangat banyak sekali, tapi kini hanya tinggal beberapa puluh ekor saja. Ini akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dengan mengkapinya dan merusak habit-nya. Sungguh keindahan yang tak patut untuk di singkirkan, tapi semuanya sudah terlanjur tinggal mereka yang muda untuk mau mengupayakan pelestarianya atau tidak.

Saya biasanya kunjung ke sana pas hari lebaran kedua karena pas hari ini dangdutnya past oke,"ngomong-ngomong saya juga suka dangdut lo? Hehehe 3x". Saya kunjung ke sana baru dua kali, terakhir kemarin. Saya di sana mendapatkan banyak keindahan, coretan gua yang masih sangat alami dan pancaran sinar sang surya yang menebarkan kehangatan, membakar kabut lembut Goa Cerwang ketika itu. Dan tahun 2008 ini insyaallah saya akan ke sana lagi, saya berharap banget pergi kesana bareng temen-temen sekolaku waktu di SMK, pingin sekali saya reunian di sana......

No comments:

Post a Comment

Pengen Backlink dari blog saya,silahkan tinggalkan komentar!!
Pastikan alamat Blog / Web diketik dengan benar dan terima kasih atas kunjunganya.,.!!!